TENTANG STUDENT PEACE INSTITUTE

g6213

Student Peace Institute (SPI) yang didirikan pada tanggal 1 (satu) September 2015, adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam mengkampanyekan perdamaian, persahabatan dan kemanusiaan di kalangan pelajar, mahasiswa dan pemuda Indonesia. Konsen kepada kepemudaan dari SPI kami dasarkan pada prinsip bahwa pemuda adalah asset utama dari negara, dan pendidikan perdamaian bagi kalangan pemuda adalah factor paling penting bagi pembangunan kedamaian di negara kita, Indonesia.

SPI berpusat di DKI Jakarta, sebagai tempat awal lahirnya gagasan dan terbentuknya struktur Lembaga ini. Namun, ide-ide SPI disebarkan ke seluruh wilayah di Indonesia, di luar tempat kelahirannnya, hingga ke luar negeri; sebab gagasan perdamaian adalah gagasan universal yang memiliki signifikansi terhadap seluruh masyarakat di dunia.

SPI menjadikan PANCASILA sebagai asas utama. Karena SPI adalah lembaga yang lahir di Jakarta, yang merupakan bagian dari INDONESIA, serta Karena PANCASILA adalah sebuah prinsip yang dirumuskan berdasarkan prinsip ke-Nusantaraan dan ke-Universalan. Pancasila adalah prinsip yang melatarbelakangi setiap kode etik dan tatanan moral serta tingkah laku warga Indonesia, yang mewadahi budaya, moral, dan agama warganya. Pancasila juga didasarkan pada asas universal, yakni penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Karenanya, PANCASILA adalah prinsip yang sangat tepat, baik secara local, maupun global, digunakan oleh setiap orang.

SPI bertujuan untuk mencegah segala bentuk Radikalisme, dan ekstrimisme. Sebagaimana diterangkan sebelumnya, pemuda adalah asset yang harus dijaga, salah satunya adalah dengan mencegah terjadinya penyebaran gagasan radikalisme di kalangan pemuda. Indonesia yang majemuk serta mengusung demokrasi harus dilindungi dari semangat anarkis dan separatis dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak mau mengasaskan diri kepada PANCASILA, dan mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Terorisme dan Radikalisme atas nama agama merupakan contoh konkret dari gerakan separatis ini. Dengan membangun deradikalisasi pada pemuda, kami bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang damai tanpa ada terorisme serta radikalisme.